Safety riding merupakan perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun pengendara yang lain.
Sampai saat ini masih banyak orang mengendarai sepeda motor tapi tidak semua orang memahami cara mengendarai sepeda motor dengan baik dan benar serta memperhatikan keamanan dan keselamatannya, baik itu untuk diri sendiri maupun bagi pengguna jalan lainnya.
Aku sangat suka touring dengan si mobi ( motor biru uli ) kesana kemari untuk menyenangkan hati dan menghilangkan suntuk dengan aktivitas kuliah dan organisasi lainnya, mobi itu selalu ada kemanapun aku pergi, ini hanyalah sekedar hobi dan hobi ini terjadi karena ada sesuatu yang istimewa pada diriku ini. Aku ini perempuan yang mesti tau dengan aturan dan kesopanan dalam pergaulan, meski disekitar terkadang kebanyakan para lelaki itu bukanlah suatu yang dianggap mudah teman, apalagi di wilayah sumbar yang kental dengan norma dan aturan.
Perihal touring pasti ada banyak lelaki tapi kalian jangan salah sangka mereka itu menjaga dan mereka juga tau batasan mereka. Pada zaman milenial ini tidak hanya lelaki namun, perempuan juga harus memahami perihal pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara seperti pada saat menjalani touring.
Nah kebetulan aku baru saja mengikuti safety riding competition di kota Medan dimana kompetisi ini bertingkat nasional, dan ada banyak pengalaman yang dapat aku ceritakan mengenai kompetisi itu, dimulai dari hari keberangkatan dari kota Padang hingga malam terakhir aku mengikuti kompetisi tersebut di kota Medan.
Hari pertama berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau menuju kota Medan, hari kedua aku dan peserta safety riding lainnya meninjau lokasi safety riding center yang dimiliki oleh PT Indako Trading Coy dan melakukan latihan Free Practice Low Speed Balance (latihan bebas keseimbangan berkendara dengan kecepatan rendah), hari ketiga aku dan peserta lainnya mengikuti Theory Examination melalui smartphone dengan jangka waktu 30 menit, hari keempat aku dan peserta safety riding lainnya mengikuti Braking Competition (pengereman) dan Slalom Course Competition (kemampuan dan menjaga kesimbangan tubuh ketika menikung), hari terakhir aku dan peserta lainnya mengikuti Low Speed Balance Competition.
Akhirnya setelah melalui empat hari kompetisi dapatlah para pemenang dari setiap kategori yang diperlombakan seperti foto yang berikut ini:

